• Tafsiran kedua ayat tersebut di atas. Kedua ayat ini menunjukkan bahwa tathayyur termasuk perbuatan jahiliyah dan syirik, karena segala sesuatu termasuk nasib sial merupakan takdir dari Allah; dan menunjukkan bahwa kesialan terjadi karena perbuatan maksiat kepada Allah.

  • Dinyatakan bahwa tidak ada ‘adwa.

  • Dinyatakan bahwa tidak ada thiyarah.

  • Dan dinyatakan bahwa tidak ada hamah.

  • Serta dinyatakan bahwa tidak ada shafar.

  • Fa’l tidak termasuk yang ditolak dan dilarang oleh Rasulullah bahkan dianjurkan.

  • Pengertian fa’l.

  • Apabila terjadi thiyarah dalam hati seseorang, tetapi dia tidak menginginkannya, maka hal itu tidak apa-apa hukumnya, bahkan Allah menghapuskannya dengan tawakkal.

  • Doa yang harus dibaca oleh orang yang menjumpai hal tersebut.

  • Ditegaskan bahwa thiyarah adalah syirik.

  • Pengertian thiyarah yang tercela dan terlarang. Dikutip dari buku: Kitab Tauhid karangan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab.