Tahun Baru Menurut Islam Arti Makna Tahun Baru Dalam Islam
Tahun Baru Menurut Islam Arti Makna Tahun Baru Dalam Islam - Selamat tinggal tahun 2011 dan selamat datang tahun 2012. Semangat baru, untuk menjadi yang lebih baik dari tahun kemarin.
Mantan ketua MPR, Hidayat Nur
Wahid, mengingatkan agar umat Islam Indonesia tak lupa mengucapkan
syukur kepada Allah SWT dalam menyambut tahun baru 2012.
Tahun baru, kata Hidayat,
terdapat karunia yang membentang. Jika tidak disyukuri maka hilang semua
anugerah yang telah disediakan Allah SWT.
"Tentu kita masih ingat
bagaimana suadara-saudara kita yang terkena bencana. Mereka mengalami
penderitaan. Karena itu, sebaiknya tahun baru jangan diisi hal-hal
kufur. Hal-hal yang merusak adalah datang dari pribadi manusia sendiri.
Sebab itu, manusia haruslah bertobat dan minta ampun atas segala prilaku
yang tidak berkenan di mata Allah," tuturnya.
Dalam surat al-Insyirah, Hidayat
menjelaskan, Allah mengatakan kesulitan yang ada diberbagai level
masyarakat bisa diatasi dengan pegangan yang kuat yakni iman.
Hidayat mengatakan Allah SWT
telah menjamin bahwa segala kesulitan pasti ada kemudahan. "Kita juga
jangan merasa cepat puas, atas usaha yang dilakuykan. Kita, umat islam,
tidak boleh bersantai-santai yang kemudian menjauhkan diri dari ridha
Allah SWT. Hasil yang diperoleh bukanlah akhir tapi merupakan awal
proses yang terus berjalan," kata dia.
Menurut Hidayat, semua yang
dikerjakan di tahun 2011 harus dilanjutkan di tahun 2012. Bahkan tahun
2011 harus lebih baik dari sebelumnya tanpa melupakan harapan akan ridha
Allah.
Dengan semangat semangat dunia
akhirat, tutur Hidayat, umat Islam akan mengawali tahun baru 2012 untuk
kembali mendapatkan ridha Allah. Dan kita akan mengawali tahun baru
sebagai pribadi Khusnul Khatimah," pungkasnya.
0 Response to "Tahun Baru Menurut Islam Arti Makna Tahun Baru Dalam Islam"
Post a Comment